Rabu, 22 April 2015

kisah sebelum Tujuh.

aku sedang menuliskan 7 kisah dengan penuh bahasa yang cinta

bahasa yang marah
bahasa yang bersayap
bahasa yang terkadang iri
bahasa yang mungkin pernah membenci
bahasa yang belum mampu sederhana
bahasa yang berlebihan mungkin
bahasa yang mewakili emosi
bahasa yang bahagia
bahasa yang kamu.

ah, semoga kau tak muntah-muntah ketika membacanya. nanti.

juga semoga kau tak muak karenanya. nanti.

berjanjilah, bahwa kau cukup membacanya saja tanpa rasa benci.

mungkin cukup tersenyum karena telah mengetahuinya

apakah,, mari membangun cinta?

sesosok Maeja, poto diambil di iringi beberapa saat suara-suara "Iin nyariin Bapaknya"





Senin, 20 April 2015

Datang dan Pergi, sementara atau selamanya.

aku percaya setiap partikel hidup itu bergerak, karenanya mungkin sebagian besar hidupku tak banyak yang ku sesali. Pun tak harus disesali. Karenanya, tak ada waktu yang ingin kuulangi. tak ada yang perlu diratapi. Lagi.

---o0o---

tiba-tiba malam ini aku mengingat suatu hal kecil yang sudah jarang kusadari, ingat bahkan hampir tidak pernah.

membuka profil facebook orang tua ku yang kupanggil Ia dengan sebutan Papi, aku tiba-tiba teringat, bahwa sejak kecil aku terbiasa melihati rumah penuh sesak dengan berbagai macam buku-buku Papi yang ber rak-rak, mulai dari buku kesurupan jin hingga pedoman logika matematika, kitab-kitab agama banyak pula tentu. hiihihihi belum lagi kertas-kertas tumpukan koreksi dan macam-macam kertas yang pada akhrnya tak berguna pun tetap terkoleksi dengan baik dirumah kami. Mami ku, tentu saja kerap mengomel dengan berbagai tumpukan kertas - kertas yang penting tak penting itu.

rasanya, tak berlebihan ketika kusebutkan aktivitasku sejak kecil bukan lah aktivitas normal anak-anak seusianya. Sejak kecil aku terbiasa membantu menyusun Kutbah Jum'at yang akan dibawakan Papi di bermacam-macam masjid dengan macam-macam aliran pula. Sejak kecil aku terbiasa diserahi tanggung jawab untuk mengkoreksi hasil-hasil yang tertuang dalam lembar ujian murid Papi juga murid Mami yang tentu saja aku adalah adik kelas dari mereka semua, aku adalah murid SD mereka adalah murid SMP :) . Lalu aku pun terbiasa mewakili Papi untuk menuliskan raport murid-muridnya di kelas. Tidak begitu dengan Mami, Mami akan menolak mentah-mentah walaupun kutawarkan dengan gratis dan baik hati untuk dibantu kerjaan menuliskan raport murid-muridnya, alasannya simple, Ia bilang tulisan ku jelek, tak sebagus tulisannya.

ah, tak akan kutuliskan lebih banyak lagi keganjilan bahagia ku sejak masa kecil hingga kini. belum ingin mengurainya malam ini. masih banyak draf yang ingin kutuliskan.


---xXx---


Aku tidak sedang merindukan mereka, rindu pulang adalah hal lain bagiku. Adik ku dan Nenek jadi tokoh yang belum tersebut di lembar ini. Belum pula bejibun sepupu, om, tante yang masing-masing dapat dituliskan menjadi ribuan kata jika harus diuraikan satu-persatu. ah ya, tentu saja kawan-kawan yang sudah lama tak kujumpai, tak ku teror dengan suara ku yang kata mereka selalu berisik tak bisa diam, apa ada yang merinduiku? pun masih banyak orang-orang yang pergi, hadir maupun menetap dalam perjalanan waktu ke waktu semesta ini. apakah masih banyak dari kita yang terus mengingat? baik yang hidup maupun tlah mati?

---o0o---

aku percaya bahwa pada akhirnya semua kita punya urusannya masing-masing.





Rabu, 08 April 2015

loved me back to life

Selamat malam keresahan. Sudah berapa malam tidak didekapmu, rasanya seperti musafir yang berteduh sedangkan hujannya tak kunjung reda. Itulah aku dengan kelemahanku, aku tak pandai bercakap, namun sebenarnya, aku juga tak pandai menulis untuk mengutarakan gelisahku, tak sepertimu.kau dapat mendeskripsikan segala ingatan dan rasa dengan detail,

Sekian malam menanti redanya amarahmu untuk sepertiga malam yang kita pertengkarkan, telah juga coba berusaha kujelaskan kesalahpahaman yang tak kunjung ingin didengarkan. atau bahkan cenderung kita ingkari kah? Aku memahami egoismu, aku memahami harga dirimu,tapi paling tidak berilah aku waktu untuk belajar menjadi seperti yang kamu mau. tapi bisa jadi seperti kalimat mu yang entah kau tujukan pada sapa, bisa jadi ketika aku masih berusaha menjadi yang terbaik kamu mungkin telah menemukan yang lebih baik. begitu kah In? beritahu jika Iya. beritahu jika sudah kau temukan.

Karena kau memang benar penting bagiku, dan aku bukanlah perempuan yang ketika hadir dalam hidupmu telah menjadi perempuan yang sempurna untukmu. Aku perlu waktu untuk belajar menjadi yang kau mau. Karena kau tau sedikit sifatku, kau tau sedikit diamku, kau tau bahwa terkadang kekonyolanku mampu menyakiti siapa saja tanpa bermaksud demikian. Seperti lelapku yang kemudian mengganggumu, aku hanya begitu ceroboh hingga tanpa sengaja menggores luka diatas harga dirimu. Tapi ketahuilah hei seseorang yang memang benar penting untukku. 

Rabu, 01 April 2015

I met my soulmate. She didn't.

*diskusi rasa dari berbagai perspektif

whenever you find yourself doubting how far you can go, just remember how far you have come. remember every thing you have faced, all the battles you have won, and all the feras you have overcome. I think it is a pretty good message for me now.

maybe, I just need to step outside, get some air and remind myself of who am I and who I want to be.  from which stars have we fallen to meet each other here? remember when you forgive you heal. when you let go, you grow. as I grow, the more I learn to understand that it's okay to live a life others don't understand.



halah, tak perlu bisa bahasa inggris untuk menuliskan kiasan kecintaan, malah semakin berserak.

mahal memang perjalanan, tapi ia mengajarkan beberapa arti. bertahan! agar kau tau mana yang akan kau rindukan.

mana yang lebih penting? menjaga image? menjaga perasaan? 

jika tak suka dengan tanggapanku, kembalikan saja pernyataan ke diri sendiri.

the only reason you don't love me, is because you're using me as your excuse to not feel good. love is only ever feel when you decide for it to be.

Kamis, 26 Maret 2015

point of view, aku dalam menantimu di angka 7



sorry ya,
malam ini saya merindukanmu lagi
dimanapun kamu berada, sepertinya itu-itu saja kesibukanku kali ini
untungnya saya ataupun kamu (untuk saat ini) tidak berkeberatan akan hal ini kan :)
apa harus meminta maaf untuk hal ini, seperti pembuka catatan ini?

sekarang pukul 00.00
lepas 7 jam menuju angka 7

setiap hari, menuliskanmu
tak bosan kau kutuliskan?
tak bosan kau melihati tulisan?

--------------------

mencintai dengan komplit,
walau cinta masih dini, masih terlalu prematur 
bahkan rentan untuk digugurkan
mengapa bisa kuyakini seperti telah dibangun sejak lama?
egoisku kah? atau hanya rasa-rasa ku saja?
paket cinta komplit dengan rindu, resah, kalut, sedih, bahagia, marah, benci, tertawa, menangis, tersenyum, merengut, memuji, mengumpat, mengagumi, mencaci-maki, menjadi pelengkap perjuangan hidup.


mengeja cinta...
cinta yang tak malu-malu...


------------------------
mencintaimu, mencintai hidupku.
-------------------------





Selasa, 24 Maret 2015

IN

Aku adalah cinta yang hadir tanpa di cari dan di minta. 
Akulah cinta yang berdiri sendiri.
Akulah cinta yang lahir tanpa peduli pada pandangan-pandangan aneh siapapun yang tak mengerti dan tak perlu mengerti.

cinta yang tak perlu dikasihani.

adakah cinta yang terlalu mahal untuk diabaikan? 
atau cinta yang tak terlalu berguna untuk dihiraukan

aku cinta dirinya dengan cara yang berbeda.
berbeda dari cinta yang pernah kuterima, berbeda dari cinta yang pernah kuberikan
berbeda dari cinta yang pernah dia terima, berbeda dari cinta yang pernah dia berikan.
dia mungkin juga mencintaiku, kadang-kadang.
cinta kala khilaf, seperti bahasanya.
kali ini dia sudah selalu bilang tak pernah suka, pun bahkan terus menyatakan kebenciannya pada ku, seseorang yang tak punya keterampilan bagus dalam berkomunikasi, pun pernah melakukan kesalahan fatal tak termaafkan dan tak terlupakan. 

lalu, dia pun menerima cintaku dengan cara yang berbeda, 
sembari tak lupa mencintai yang lain 

Rabu, 18 Maret 2015

tak ada cinta yang meminta-minta, draft hidup.


ada yang bilang, jika kamu mencintai dua orang dalam waktu yang bersamaan, 
pilihlah yang pertama. karena telah teruji kebersamaannya.
lalu ada pula yang mengatakan pilihlah yang kedua karena jika kau benar-benar mencintai yang pertama, kamu tak kan mencinta lagi..

lalu kau berpihak pada yang mana?

tidak dua-duanya, karena cinta, ia milik semua manusia.

--

tugas kita menyenangkan diri sendiri, bukan menyenangkan orang lain
kebahagiaan orang lain, tiada yang kuasa mengintervensinya, walaupun setidaknya kita tetap bisa sedikit berkontribusi menghadirkan kebahagiaan baginya.
tapi saya tetap hanya manusia. 
entah perkara membela diri ataupun mematuhi.
bahagia itu diri kita yang membuat, bukan digantungkan pada siapapun, atau menggantungkan kebahagiaan siapapun.
jika ingin membuat orang lain bahagia, maka kita harus bahagia pula.
agar kebahagiaan yang kita beri 'tidak semu'
mungkin saja seperti caramu bahagia dengan membahagiakan orang lain salah satunya.
bahagia yang sungguh, atau semu kah?

--


Dua 
gambar an hidup 

Lulus kuliah
IPK tertinggi di antara teman-teman nya
Punya karir hebat
Menikah muda, punya anak dan suami
mati.

Lulus kuliah
IPK tertinggi diantara teman-teman nya
Jadi manusia, jadi apa saja yg kamu mau
sesuai keinginanmu, bukan keinginan siapa-siapa
mati dengan bahagia dan merdeka.
mungkin tak ada yang menangisi.
karena bukan matimu yang ditangisi tapi hidupmu.
ditangisi oleh orang-orang yang menaruh banyak harapan hidupnya dipundakmu.
walau tanpa prioritas.

boleh kah disitu saya egois untuk hidup saya?