tulisan, untuk semua.

| hanya tulisan, untuk semua | kisah biasa yang di tulis oleh seseorang yang bukan penulis |

Rabu, 27 Januari 2016

hai malam, jangan curi Pagi ku.

kepada malam yang telah datang, kusampaikan rindu yang masih disitu! juga rindu yang akan datang!☺

dekat tapi jauh ataukah jauh tapi dekat? yang mana yang kau rasa Pagi? ☺


--o0o--

malam menjelang Pagi 28 Januari 2016,
1 tahun kelebihan 4 hari dari malam awal aku mendatangimu. Mendatangimu atau yang lebih tepat memintamu membawaku hahaha.. lalu kau yang gundah karena basa-basi mu  kusambut dengan baik menghampiri sambil mengutuki diri akan apa yang kau perbuat kala itu... kala di mana pintu stasiun mengantarkan langkahku padamu.. kala dimana kau menyesal menjemputku :p 'kala itu'
itu 'kala' mu dengan ku. entah 'kala' mu dengan ke 'lalu-lalu' an cinta kasih mu yang kau sedihi dan ratapi ke alfa an nya. ke alfa an yang terus hadir sebelum terhalau! dihalau?

seingatku, kala itu masih bukan musim hujan..

i ♥ u first.

we never know.

--o0o--

selayaknya paragraf yang dituliskanku padamu,


ada yang kau sebut hubungan tak bernama, tak dinamai. tapi, tak ada yang lupa untuk memaknai, makna kompleks, makna baik, makna buruk, makna abu-abu berwarna ragu.

pernahkah kau ingin mencintaku sebesar bencimu?
jangan kan ingin, mau membiarkan dicintai saja kau masih heran mengapa kau membiarkan cinta.


aku perupa pagi, pewarna rindu hari-hari.




--o0o--

selamat siang Cinta yang sedang membacai dari layar ponselnya.. 
(atau selamat pagi kau yang tak sabar membacanya ketika melek matamu karena kesilauan hahaha) 
maaf, aku tak sempat memperpanjang sajak lembar ini.
aku tersibuk dengan draft lain!





Read More

Selasa, 26 Januari 2016

pagi ke ribuan kali, ini bukan alibi

aku dan kau adalah individu yang berdiri sendiri sejak sebelumnya bukan, jadi aku tanpamu atau pun kau tanpaku, kita sudah hebat masing-masing bukan? lalu, mengapa aku memaksamu untuk dibiarkan dicintaiku? hahaha

jadi kenapa kau membiarkan ke'stay'an ku? karena lebih mencintai tulisan? karena dipuja? karena aku cengeng? karena aku manis ? wkwk
hihi karena kamu terlanjur menyematkan rasa sayang dan cintamu padaku kan pastinyaaah hihi *ekspektasi :P

tentunya karena semakin hari mencintaimu semakin membahagiakan, kau pasti tak kan menyangkal setiap hal yang ada kita berduanya tentu lebih menakjubkan, yah walaupun beberapa diantaranya tak jarang ber ending memuakkan mu akibat aku yang baper dan tak jarang menyedihkan *apapun itu bentuk nya, u know what I mean lah ya.. air mata yang bicara haha.
tapi tentu saja tak sebanding dengan segala hal yang membahagia kan bukan ☺

bersama aku dan kau, aku dan kau dapat menciptakan semua hal sederhana yang sekali lagi kukatakan menakjubkan, bagaimana tidak menakjubkan jika selalu diiringi gelak tawa, kebahagiaan, keindahan cieeeh,, kecengengan, kesedihan, kemarahan, ke muak an tentu masih sebagai bumbunya hihi..

lalu? selama ini kau masih bertanya why i stay? oh lala, tak cukup semua yang sudah tertampang jelas itu? tak terima kau jika alasanku hanya karena aku cinta haha..
cinta yang tanpa tetapi, tanpa karena,, lalu mungkin dilabeli cinta yang bullshit.

aku pernah bilang, aku tak punya alasan mencintai, pun untuk pergi.

kalau aku bilang tak ada kata yang bisa mewakili ke rasa-rasa an ku padamu aku yakin kau akan menyebutku lebay,berlebihan dan sebagainya lah.

yah ilusi.

bayangan buruk 1, mungkin sekarang kita masih bahagia, nanti, akankah tetap dalam bahagia yang begini, ataukah kebencina-kebencian yang tersisa. aah.. aku tak mau menantikannya jika yang tersisa hanya kebencian.

mencintaimu tak meletihkan.

entahlah, sampai pada poin ini aku merasa terbawa bahwa 'cinta' menjadi kata yang lebay.
mungkin karena takjub, takjub bagaimana 'emosi' dapat dibangun dari perantara aku dan kamu.
emosi yang kadang membahagiakan kadang juga tidak, yang pasti emosiku ada dikamu. ah sepeertinya kata emosi pun tak cukup mendefinisikannya.

lalu, masih menjadi lebaykah jika keterikatan emosi terasa ada dikau dan aku. tentu tidak bukan. ina itu rasa yang begini sudah tentu kau rasa - rasa walau tak dengan ku.

saya masih sangat paham, untuk mu membiarkan ke 'stay' an ku yang ku'paksa'kan kehendaknya padamu ini pastilah berat hahaha... tapi terima kasih loh sudah dibiarkan.ah. sepertinya aku terlalu banyak mengatakan hal ini dari sebelum-sebelumnya,,

jadi kenapa aku stay, walau aku sangat tau kau bukan seseorang yang dengan mudah menerimaku apa adanya, apalagi membiarkanku masuk dalam hari-harimu.. entahlah, mungkin karena keyakinanku diawal sejak berdekatan denganmu masih sama, yakin bahwa denganmu akan bisa mencipta mimpi ina itu yang akan dibicarakan walaupun 'terasa' belum ada hahahahakz.. jangan menyerah 'pun' jika ini prosesnya berlaku seumur hidup hahaha... *ah aku sudah net think yang begini-ini kamu sebut ngimpi tok wkwkwk..
masih banyak kok celah-celah kita untuk bersama... :P


ini polesan yang kutambahkan,
entah sedikit banyak, pasca adegan 'pergi-pergi yang kau tujukan padaku' rasanya semua masih terganjal, belum terdamaikan. mungkin tak hanya sisi diriku. kau tau, aku sangat benci mengingatinya. *ah,, poin kesedihan harus di cut banyak-banyak, bukan di lembar ini untuk ditaruhkan..lembar ini harus nya berisi kenyataan dan fakta-fakta untuk cinta yang kuat, iya kan kekasih yang ku aku-aku i hahaha...

untuk membuat suatu lebih indah mungkin memang perlu segala kesusahpayahan dan kesedihan, agar semua menjadi lebih bermakna, bukan begitu kekasih yang ku aku-aku i..



aku masih jatuh cinta dengan "Kau Namakan Aku, Pagi" mu.




nampaknya.. bahkan dalam tulisan ini pun kau tak menemukan ke 'stay' an ku yang bahkan sejak awal aku menuliskanmu, segalanya sudah pernah tersirat disana..


karena denganmu, aku tak mau lari dan hilang, karena denganmu, aku ingin menghadapi semua kenyataan..



Read More

Selasa, 19 Januari 2016

Tugasku menjagamu tetap bersama ku dan menjauhkan mu dari cinta sejati mu





Dear Pagiku,

Dear Maeja,

Dear Kekasihku yang ku aku-aku i ☺

Dear kamu yang di facebook itu wkwkwk

Dear Tinja yang akunya cinta

Dear semua-mua mu lah dari aku fans berat mu ini

masih bersedia dan berbahagiakah kau kutuliskan?

semoga segala ku dan mu, bukanlah hanya sebatas drama.

pantaskah kita berjanji untuk selalu melengkapi dalam segala kekonyolan kita?

aah, tak ada yang dapat menjaminnya..


aku bukan er yang cintanya masih terbaik untukmu, bukan en yang sudah sempat sempurna untukmu, bukan el yang membuatmu membuka sebesar-besarnya harapanmu entah berbentuk apapun itu hahaha... bukan mereka semua yang cintanya kau terima begitu saja! tanpa perlu kau cek. bukan seseorang yang bisa memberi keinginanmu☺


cinta dan kau.


aku yang baik untukmu, pun aku yang tak baik.

semoga masih sepakat untuk berhenti diwaktu yang tidak ada. jangan berhenti.

bisakah kita menikmati alunan lagu / musik / nada / irama yang sama meski dengan selera yang terbolak-balik ribuan derajat?

tentu, kita bisa semua bukan kekasih yang ku aku-aku i ☺

many thanks to love u so much more :p

many thanks for the 'waktumu' that you biarkan aku mencurinya.
*translate; terima kasih untuk banyak waktumu yang kau biarkan aku mencurinya

hidup sebahagia ini, berbagi, menerima serta tak lupa mencuri, seperti mencuri waktu dan pikiranmu hai kau kekasih yang ku aku-aku i ☺

maka teruslah bersamaku, agar energi ku penuh, karena aku menyerap semua inti kemanisan dan energimu hihihi.. aku selalu bersemangat jika ada kau wahai tinja ☺

kita sudah keren masing-masing.

bersama berlipat ganda lah kekerenan-kekerenan itu ☺

cinta menolak kebosanan. begitu pula rindu yang tak mengenal bosan. aku tak mengenal pergi.

mimpi tentang rumah kita jangan sampai kehilangan tidurnya ☺

ah, kau masih orang hebat. aku tak mau hanya jadi figurannya!

tiada kisah cinta sedih yang tak dapat kita tertawakan, menagisi pun tertawa.

over all, after all, kamu tetap ada bersamaku. okay!











Read More

Selasa, 05 Januari 2016

pengingat



aku masih akan menyibukkan diriku dengan menuliskanmu :D
seperti hari ini, selain menuliskanmu, aku menyibukan diri membacaimu yang juga kutuliskan sebelumnya.

apa kau tau, akhir-akhir ini aku takut menuliskanmu, takut mengulangi kata-kata yang itu-itu saja, cinta-cinta saja, rindu-rindu saja pada mu, bisa-bisa 1000 halaman tulisan pun kelak kau katai baper, kau katai galau maybe,, haha takut yang tak dibutuhkan bukan.

yah setidaknya kau masih terus tau bahwa isi tema laman yang kau buka ini ya untukmu hahaha

so jangan jenuh membaca puja puji, cinta cinta, rindu rindu, marah marah yang untukmu pula. bukan begitu Maeja? :D

hai kau, kebahagian-kebahagiaan, tangis-tangis raung ku bermalam-malam rasanya aku tak kan rela jika pada ujungnya hanya kau atau aku siapkan hanya sebagai kenangan -_-
maka, 'bertemanlah selamanya' dan menjadi kekasih hidup ku terus-terus an lah ya kau si bulu ketek panjang hahaha.

'sama aku ajiaah' :p

rindu mengendap-endap lagi hari ini.
tadinya malam membawaku mengingatimu dengan ingin menuliskanmu sebagai prosa panjang, detail, dan berbagai paparan ingatan, dari perkenalan, bertahan-tahanan, tangis kecengengan, kegembiraan, tempat tinggal dan hidup baru ini itu lah, nyatanya, siang ini aku hanya sanggup menuliskanmu dengan cara yang sudah-sudah. cara meluapkan yang ini-ini saja -_- 

cara lain untuk berbahagia adalah dengan menangis, mungkin karena itu pulalah aku tak segan tiap malam nya terharu disisimu dan menitik-nitik kan air mata :D

cara lain untuk tak kehilangan adalah dengan tak memiliki :) ... tak memiliki bukanlah berarti tak saling bersama -_-   --> bagian ini sepertinya bakal sulit kau amini bukan? 
hihihi lalu aku kembali terbayang-banyang antropologi gender akan menguak serba serbi kelahiran patriarki, nilai lebih, dan kepemilikan pribadi -_-

lalu, terngiang percakapan antara pergi dan tak ingin pergi
kau pergi ajah, jauh-jauh dari ku biar kamu bahagia.
sinting. bahagiaku itu kau, bagaimana bisa aku bahagia jauh dan pergi darimu. apa kau tidak bahagia ku tempeli melulu diriku padamu?
kau pergi saja, aku tak ingin membebanimu.
sinting. aku terbeban apa? bagaimana bisa terbeban oleh separuh jiwaku yang memang ditujukan untukmu.
kau pergi saja, aku tak ingin merepotkanmu.
sinting, kata-katamu semakin sinting. yang rasional bagimu menjadi tak rasional untukku.
sudah kubilang, kamu sama aku ajiah, kita bahagia sama-sama. hahaha mungkin aku lupa ya, bahwa kau kan gk mau yak bahagia dengan seseorang yang di judge 'tak tau keinginan', seseorang 'yang belum jelas jalan hidupnya' seseorang yang 'belum punya bentuk' xiixixi dan kau iya-iya kan ituh.
hahaha hello, pengen kali lah kuteriakin seruanganmu itu bahwa aku paling mengerti hidupku, paling mengerti jalanku, tapi sebagai penghormatan tentu saja aku tetap tersenyum manis tanpa sedikitpun meragu hihi.. aku mah apa atuh, masih segini, dicap tak berpengalaman tak tau arah -_-
ya biarinlah ya gejolak twenty five club. yang kutau, proses tak butuh justifikasi :)

dalam keyakinanku yang diragukan aku pernah ragu. dalam keyakinanku yang diragukan aku semakin kuat. dalam kecintaanku yang kau ragukan, aku masih mencintaimu.. hihi

apathis ku kumat. dan itu bahaya.



aku ingin menuliskan puisi untukmu, tapi kekasih, hingga kini pun aku tak tau apa yang kuputuskan untuk kutuliskan padamu. senja hampir habis, malam dan mendung semakin menyambut. lalu, masih dengan tak satupun puisi tertuju padamu.


hello Januari, Januari yang membawaku menghampirimu diujung bulan itu.. januari yang tak suka aku jika kau nyanyikan. titik.



-oOo-


bersambung di draft selanjutnya..
dan kau masih menganggapku harapan yang kosong..





Read More

Rabu, 18 November 2015

opini singkat, untuk malam yang sedih

halo air mata, sudah lama tidak menyapamu, mungkin karena kau tak pernah bermakna. sedihmu jadi tak punya arti karena terlalu sering bersedih. lalu untuk apalagi mata ini menangis. lain kali sebelum mengalir, ingat-ingatlah sudah seberapa sering dan banyak ia tertumpah. ada yang tak pernah tau diam-diam diprioritaskan, namun selalu mengungkit keburukan. mungkin manusia hanya bisa berlaku seperti itu. tanpa sedikit pun mengurangi kebahagiaan, tanpa sedikit pun melupakan kebahagiaan, dengan terus mengingat-ingat bahagia, aku tau seberapa sedih terlalu membayangi semayamnya. hai hati, sudah berapa kali kuingatkan, mereka tak kan mampu menghargai keistimewaan hati kamu, jika pun mungkin maka sekejap mata sajalah basa-basi hadir. maka akan kusimpan semua kata untuk berdiri sendiri diatas diriku. maka, kusiapkan hinaan, untuk lebih mencintai diriku ☺ kau tau apa yang lebih hina dari penghinaan? kau tau apa yang lebih rendah dari merendahkan? takaran hidupku tak sama dengan semua. maka, tak kan kuperjuangkan apa yang tak patut diperjuangkan. sudah, tak perlu menilai-nilai. nilai hanya persepsi. silahkan menerka bayangan. tak ada yang begitu terlalu jauh. tak ada yang terlalu sia-sia untuk dilenyapkan. ini bukan awal, ini bukan akhir. maka, akan kuhilangkan dalamnya rasa.ditulis dengan dendam. ditulis dengan luka. ditulis dengan benci. ditulis dengan cinta yang direndahkan. ditulis dengan semua persepsi dan rasa-rasa yang hanya aku yang merasa. lalu, persetan dengan bahagia. karena bahagia tak kan mampu membayar kesedihan yang larut. larut dalam malam. larut dalam kelam. maka sewajarnyalah pejuang cinta yang tak punya alasan dicibir dengan sempurna. maka pecinta jadi tak punya makna. sempurna. mari memikirkan apa yang sebenarnya tidak pernah benar-benar kau pikirkan. bukan begitu Aku? sudah cukup. maka, aku akan menemanimu sebaik-baiknya, hingga kau dapati siapapun nanti yang lebih bisa kau terima, lebih KAMU.

Read More

Kamis, 05 November 2015

slow respon mu, aku benci

pagi ini mengingati kau yang dulu berujar ''aku senang jika hanya kamu yang jatuh cinta''

mungkin itu hanya berlaku pada detik itu

kini, mana aku tau

oh, mungkin kini tetap senang, toh yang jatuh cinta hanya aku, tak ada resiko apa-apa di kau, tak ada kerugian apa-apa di kau..

itu saja.

kadang bernafas terasa begitu memuakkan

bukankah membenci terlalu banyak menghabiskan energi.





Read More

Rabu, 28 Oktober 2015

Morning My Love

Morning My Love,

kata itu yang setiap pagi ingin ku ucapkan pada mu ketika baru membuka mata terbangun dari tidur...

tapi konon katanya itu hanya mitos

bagaimana tidak, tak jarang nya setiap aku terbangun, kau belum bangun hihi..

lalu agak cukup lama menungguimu bangun, karena jika tak didekapmu aku termasuk orang yang waktu tidur nya cukup amburadul .. ahaa...

belum lagi ditambah ketika kita tak berjumpa dikarenakan kita yang tak serumah ini lah...

sangat konon katanya  mitos ini hanya keinginan yang masih jauh, 

terbangun di sampingmu pun tak seromantis itu, hihii

yang ada dengan males-males an dan peluk erat yang seolah tak rela beranjak dari pembaringan,

setelahnya kita bergegas 'pakpung' untuk kembali melanjutkan rutinitas yang berjarak

lalu, Pagi pun hanya diucapkan dengan kata..



kata yang selalu menjumpai kau..


Pagi ku lebih dari kata..

Pagi ku, Kau..

Morning Maeja :)



Read More
tak kan ada aku. Diberdayakan oleh Blogger.

My Profile

Foto Saya
tulisan, untuk semua. hanya tulisan, untuk semua | kisah biasa yang di tulis oleh seseorang yang bukan penulis | berlawan | mencintai perjuangan pembebasan manusia | hobi foto-foto | benci diskriminasi |

my circle

Total Pageviews

Politik Rakyat

Politik Rakyat
klik image

Mahardhika

Mahardhika
klik aja gambarnya

sex and gender

sex and gender
ilustrasi yang mudah dipahami untuk mendeskripsikan gender

© tulisan, untuk semua., AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena