Jumat, 24 Februari 2017

fucking asshole.. its a serious thing :)

katamu blog ku tak lagi menuliskan kecintaan dan kerinduan, apakah itu bagian dari dendam?
bagaimana bisa seenaknya kau tanyakan cinta dan rindu jika surat-surat cinta dan rindu mu saja kau obral ke mana-mana.
picik.

terakhir kau bilang terbangun dengan kerinduan yang mendalam padaku,
seketika itu juga semua kata-kata mu memuja kecup bibirnya yang selalu kau ingini.
kecup rasa tahi :)

cintaku tidak kemana-mana

cintaku tidak kemana-mana

the most bullshit i ever heard

Rabu, 22 Februari 2017

Bullshit enough 😌

Tau tak dapat bersama lalu dengan sengaja mencipta kebersamaan yang penuh asa.
Apa namanya kalau bukan tahi?  😏

Senin, 06 Februari 2017

Kamis, 02 Februari 2017

ketika cintamu kuanggap taik

padahal saya selalu memprioritaskan apapun padamu.

pun saya tak akan tahu siapalagi yang akan kau ciumi ketika saya tak ada,
ketika saya pergi kelak.

Rabu, 01 Februari 2017

enyah

ia cuma manusia.
apa yang dapat kau harapkan dari manusia?
tentu tak ada.

jadi jangan lupa..

ia hanya manusia

ia yang telah berlalu.

bukan heartless, ageless ataupun stupid..
saya hanya memberi mu kesempatan untuk lebih berbahagia..
karena mungkin aku tak bisa mewujudkan mimpi bersama lagi, bukan karena tak mau.
tapi memang sudah tak sanggup, apalagi sudah terlanjur jadi bullshit berkali-kali karena tak mampu mengatasi diri sendiri..
lalu, mimpi-mimpi yang ada sudah kau anggap bullshit, lalu, untuk apa kau meratapi lagi mimpi bersamaku?
mungkin aku memang selalu menyebut-nyebut benci, karena memang benci.
benci sudah kau sepelekan segala sesuatunya dulu.
jadi biarlah waktu menyembuhkan segala yang ada padaku, dan segala yang ada padamu.
mungkin terlihat terlalu putus asa, menyerahkan segalanya pada waktu?
yah, karena hanya itu yang bisa dilakukan bukan, beberapa kali bertemu baik-baik pun (yang kukira aku pun sudah ber kali-kali merasa tak ada lagi yang harusnya kita ributkan) namun ketika masih kau ungkit hubungan kita (dulu) bukan nya selalu menyisakan cerita yang tak baik untukmu juga untukku. cerita sisa benci.
katamu, mungkin begitulah aku mampu melaluinya.
dengan membenci. benar begitu bukan?

setidaknya kini sudah tak ada lagi anak kecil bawal yang selalu merengek-rengek ketika kau tak tampak di depan matanya, tak ada lagi anak kecil bawel yang mencari-cari mu (juga mencari perhatian mu mungkin) ketika jarak membuat alfa cinta yang terdahulu, tak ada lagi anak kecil yang iri ketika tak dilibatkan dalam pergi-pergi mu yang menginginkan kebebasan, tak adalagi dia yang menbantingi barang-barang dihadapanmu ketika apa yang dimaui nya selalu terasa tak sesuai, tak apa --- pada akhirnya banyak pelajaran yang membuatku berterima kasih padamu, dan semakin meyakini ku bahwa kekuatan terbesar tetap didiriku, ketimbang melibatkan kecintaan namun menegak pahit iri yang ditinggalkan. pada akhirnya bersamamu yang tak seberapa lama itu telah menjadi refleksi yang ku refleksikan sendiri saja tentu.

yang mungkin kau tak tau bahwa dalam kebencian, bukan kah kita selalu mendoakan kebahagiaan? entah doa pada siapa, yang pasti isi doanya ditujukan untukmu. 

kau, yakin lah dan percayalah, bahwa memang benar pemikiranku bahwa kau lebih bahagia tak dengan ku. dengan aku yang beberapa waktu , kau anggap tak memprioritaskan mu, tak jarang menyakiti, tak dapat lagi menciptakan kenyamanan, tak dapat mengajakmu pergi kemanapun pergiku, tak dapat menemanimu pergi ke tempat-tempat yang sejak dulu ingin kau kunjungi (sungguh, aku tak bisa jadi orang baik yang ada dan menemanimu) -- pada akhirnya kita sama-sama tau bahwa kita dapat berdiri sendiri-sendiri. karena memang harus begitu bukan, katamu dulu, begitulah hidup, ketika ada cerita meninggalkan dan ditinggalkan bukan kah memang harus tetap berjalan, dan tentu saja tetap dapat bahagia tanpa sisi diri kita.

memberi kesempatan untuk lebih berbahagia, bagiku, bagimu.

aku tak kan dengan mudah meluangkan waktu.


tak perlu kau simpan dalam-dalam terus rasamu bahwa aku menjahatimu dengan tak membicarakan apapun, tak melibatkan mu dan segala macam kroni nya.. karena toh pada akhirnya semua rasa-rasa ku hanya dapat kurasai sendiri :)

maka sudah kutup tahun lalu dengan berbagai hal yang kupilih.

61522